SDN 14 Way Serdang Sambut Antusias Kembali-nya Kegiatan Belajar Mengajar Tatap Muka

Mesuji – Setelah sekian lama tertundanya proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di dunia pendidikan dimasa Pandemi Covid 19, akhirnya dunia pendidikan dapat kembali secara normal seperti biasanya.

Dari pantauan awak media, sejumlah sekolah di kabupaten mesuji terlihat antusias untuk kembali melaksanakan kegiatan belajar secara tatap muka.

Menyambut hal itu, salah satunya Kepala sekolah SDN 14 way serdang, Sumari S.pd saat dikunjungi disekolah nya mengatakan dengan kembalinya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka, tentunya merupakan kabar gembira bagi kami seluruh dewan guru maupun seluruh murid.

” Alhamdulillah dengan kembalinya KBM secara tatap muka ini merupakan kabar baik untuk kami seluruh dewan guru maupun seluruh murid , yang mana hal itu patut disyukuri dan harus disambut antusias didunia pendidikan khususnya disekolah kami.

Karena, dengan kembali normal nya proses belajar ini sangat diharapkan bagi seluruh murid dan guru dalam proses Kegiatan Belajar, agar dapat lebih efektif lagi dalam memberikan materi pelajaran dengan berkomunikasi secara langsung antara murid dan guru didalam kelas.”ungkapnya. Senin 06/09/21.

Namun, masih dikatakannya, meskipun hal tersebut kini sudah dilaksanakan seperti biasanya tentunya kami pihak sekolah dimasa Pandemi saat ini, tetap mengedepankan keselamatan guna memutus mata rantai penyebaran Covid 19 dengan mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) sesuai ketentuan yang berlaku sesuai intruksi Pemerintah Daerah dan Tim Gugus Tugas Covid 19, melalui Surat Edaran yang diberikan dari Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten mesuji.

“Dimana , aturan tersebut selain dengan mematuhi (prokes) menjaga jarak , memakai masker, rajin mencuci tangan pakai sabun dan menggunakan Handsanitaizer, serta aturan yang diterapkan lainnya, kami juga melakukan pembagian jadwal dalam proses Kegiatan Belajar.

Yaitu membagi 2 kelompok dalam 1 kelas nya, Seperti contoh murid kelas 1 berjumlah 26 murid maka itu akan kita bagi menjadi 2 kelompok, 13 murid masuk jadwal pagi dan 13 muridnya lagi masuk di jadwal siang, begitupun dengan murid dari kelas 2 Sampai kelas 6 lainnya, sesuai apa yang sudah menjadi instruksi dan aturan yang diberikan kepada sekolah kami, sehingga dapat memaksimalkan proses belajar secara baik dan sehat di masa Pandemi saat ini.”Jelasnya. (kotan).