Bau Bangkai Menyeruak dari Kamar Kos, Ternyata Ada Mayat Nenek 60 Tahun

Bandar Lampung  – Seorang penghuni kamar kos bernama Darsih, 60, ditemukan tewas dalam kamar indekosnya di Jl. Pramuka Kemilingraya Kemiling dekat RS Pertamina Bintang Amin Husada.

Jenazah Darsih ditemukan pada Jumat (9/6) sekitar pukul 20.00 WIB. Wawan, 27, petugas keamanan RS Pertamina Bintang Amin adalah orang pertama yang menemukan jenazah Darsih.

Saat itu, dia hendak buang kecil. Tetapi, bau bangkai yang keluar dari kamar kos Darsih mengusik rasa penasaran.

“Wawan melaporkan ke saya. Kondisi jenazah saat Darsih ditemukan sudah membengkak. Mungkin sudah satu hari,” kata Suparman, 38, pemilik indekos seperti dilansir Radar Lampung (Jawa Pos Group) hari ini.

Menurut Suparman, Darsih sudah setahun menyewa kamar kos di daerah tersebut. Terakhir kali Suparman bertemu Darsih pada Rabu (7/6) sekitar pukul 14.00 WIB. Ketika itu, Darsih minta tolong untuk menghidupkan keran air.

“Dia masih terlihat sehat,” kata pria yang juga ketua RT 08 ini.

Sepengetahuannya, Darsih dalam pengobatan sakit ginjal. Penyakit ini mengharuskan Darsih rutin ke rumah sakit.

“Dia (Darsih, Red), tinggal di kontrakannya sendiri dan kadang bersama anaknnya. Karena Darsih sedang dalam pengobatan ginjal, yang harus rutin cuci darah,” kata Suparman.

Tim Inafis dari Polresta Bandarlampung dan kepolisian dari Polsekta Tanjungkarang Barat, telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sementara, jenazah Darsih dibawa ke RSUD dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) untuk diambil visum.

Amri Tua Manik, petugas Forensik Kamar Jenazah RSUDAM menyatakan, Darsih diduga tewas karena sakit. Saat diperiksa tak ada tanda-tanda kekerasan ditubuh warga Labuhanmaringgai, Lampung Timur tersebut.

“Korban diperkirakan telah meninggal lebih dari satu hari sebelumnnya”, katanya.

Jenazah Darsih sekitar pukul 06.00 WIB kemarin diambil oleh pihak keluarga. Rencananya, jenazah akan dimakamkan di kampung halamannya di Labuhanmaringgai.

Kapolsek Tanjungkarang Barat Kompol Harto Agung Cahyono mengatakan, polisi menggelar penyelidikan atas kematian Darsih.

“Dari hasil penyelidikan Beliau tengah menjalani cuci darah di Rumah Sakit Bintang Amin dan tinggal sendirian di kosannya tersebut. Diduga kematiannya akibat sakit”, katanya. (Jpnn)