Kemenhub sebut proses pembangunan LRT di Palembang sudah 42 persen

Palembang  – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkeretaapian melakukan peninjauan proses pembangunan Light Rail Train (LRT) di Sumatera Selatan, Palembang, Sabtu (20/5). Setidaknya ada tiga lokasi peninjauan LRT yang rencananya disiapkan untuk Asian Games 2018 mendatang.

Lokasi pertama dilakukan di sekitar wilayah Ampera, lokasi kedua dilakukan di depo, dan lokasi terakhir dilakukan di sekitar wilayah Stadion Jakabaring.

Menteri Perhubungan Budi Karya mengatakan, saat ini proses pembangunan LRT sepanjang 23,4 km itu sudah mencapai 42 persen, dari yang semula ditargetkan 35 persen.

“Harapannya ini akan diselesaikan konstruksinya pada Desember nanti. Setelah itu baru rolling stock akan masuk secara bertahap,” kata Menhub Budi Karya.

Menhub Budi juga menerangkan rolling stock pertama rencananya akan dimulai pada bulan Maret (2018). Lalu pada bulan Mei diadakan secara keseluruhan. Kemudian baru pada Juni sudah mulai dioperasikan semua.

“Sehingga Agustus sudah selesai,” terang Budi.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perkeretaapian Prasetyo Boeditjahyono menyampaikan pihaknya akan bekerja sama dengan Pemerintah Kota dan Provinsi untuk mendukung LRT ini. Agar, setelah Asian Games 2018 akan dijadikan transportasi massa bagi warga Palembang.

“Kita saat ini sedang bahas terus dengan Pemrov dan Pemkot. Kan Asian Games 2018 tak lama, setelah itu? Kan harapannya masyarakat terus menggunakannya. Kita terus berdiskusi,” ujarnya usai meninjau lokasi.

Demi mencapai itu, menurut Prasetyo, pihaknya gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat. “Harus ada sosialisasi ke masyarakat. Itu  pasti. Kami juga terus lakukan itu, ini harus suistainable setelah Asian Games,” sebutnya. [Merdeka]